PUSPIPTEK

BRIN ADAKAN WEBINAR “INDUSTRIAL ECOLOGY AND SUSTAINABILITY ASSESSMENT”

Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada tanggal 5 September 2022 mengadakan webinar dengan topik “Industrial Ecology and Sustainability Assessment”. Webinar ini merupakan rangkaian acara dari ENMA Webinar Series yang diselenggarakan oleh Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup (Pusat Riset SPBPDH).

Dalam acara webinar kali ini, Pusat Riset SPBPDH menghadirkan Deputy Director of Sustainable Engineering Group, Curtin University, Australia, Professor Dr. Wahidul Biswas, sebagai Pembicara. Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN, Dr. Haznan Abimanyu, Dipl.Ing, membuka acara webinar “Industrial Ecology and Sustainability Assessment” dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Pusat Riset SPBPDH, Nugroho Adi Sasongko, Ph.D, IPU.

Haznan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa industrial ecology dan sustainability assessment merupakan salah satu isu yang banyak diangkat oleh periset-periset di luar negeri, dimana industrial ecology ini dapat membantu meringankan beban lingkungan yang berada disekitar area industri tersebut. Beliau juga berharap adanya keberlanjutan dari acara webinar ini yang dapat melahirkan konsep-konsep baru dan dapat diberikan kepada pihak-pihak yang berwenang.

Dalam sambutannya, Nugroho menyampaikan bahwa webinar ini merupakan kesempatan baik untuk dapat memulai kolaborasi dalam bidang industrial ecology dan sustainability assessment bagi Indonesia dan Australia.

Acara berikutnya dilanjutkan oleh sesi penyampaian materi oleh narasumber yang dipandu oleh moderator, Hermawan Febriansyah, ST., M.T. Dalam paparannya, Professor Wahidul Biswas menyampaikan konsep dari industrial ecology dan bagaimana kita dapat melakukan sustainability assessment dengan beberapa studi kasus pada simbiosis industri.

Wahidul Biswas dalam paparannya juga menjelaskan mengenai sustainable engineering and sustainable technology. Beliau menyampaikan bahwa simbiosis industri (industrial symbiosis) merupakan strategi yang efektif untuk mengurangi dampak lingkungan yang dihasilkan dari kegiatan industri. Terdapat 4 jenis simbiosis yang dapat dimanfaatkan, yaitu By-product synergy, utiliy synergies, supply chain synergies, dan service synergies. Selain itu, Wahidul Biswas menyampaikan ada 5 tipe eco-industrial parks dan konsep eco-industrial parks yang dapat dikembangkan pada tahap perencanaan. Wahidul Biswas juga menyampaikan studi kasus Gaseous Synergy, pemanfaatan waste heat di Kawasan Industri Kwinana dan sustainability assessment minyak kelapa sawit.

Setelah sesi paparan berakhir, acara berikutnya adalah sesi tanya jawab dan diskusi yang dipandu oleh moderator. Peserta webinar terlihat sangat antusias untuk berdiskusi dan tanya jawab dengan Pembicara. Acara webinar ini diikuti sebanyak 108 orang peserta yang bergabung melalui zoom meeting. (ar/edt.aj,HFE)