PUSPIPTEK

BRIN Jalin Komunikasi Riset dengan Suranaree University of Technology Thailand

Tangerang Selatan – Humas BRIN. Peluang kerja sama riset dengan institusi pendidikan terus dikembangkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tidak hanya dengan kampus-kampus dalam negeri, namun juga dengan universitas-universitas yang berada di negara lain.

Pada Selasa, (27/9), Kedeputian Bidang Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SDMI), yang diwakili oleh Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material (ORNM) serta Organisasi Riset Tenaga Nuklir (ORTN) melakukan diskusi dengan Suranaree University of Technology (SUT), Thailand, membahas rencana kerja sama yang bisa dilakukan oleh kedua institusi.

Pada pertemuan tersebut, perwakilan dari SUT yang membawahi School of Physics, Prayoon Songsiriritthigul mengatakan bahwa SUT adalah salah satu universitas di Thailand yang melakukan riset di bidang teknologi akselerator. “Di SUT kami melakukan riset-riset bidang hard science, life science, serta nanoteknologi dan material. Kami juga memiliki fasilitas seperti X-Ray Absorption Spectroscopy, Single Crystal Difractometer dan Synchrotron Light Research Institute,” jelasnya.

Pada pertemuan tersebut, SUT datang ke BRIN untuk menginisiasi kolaborasi riset dan capacity building dengan harapan akan ada mahasiswa atau peneliti BRIN yang bisa melanjutkan pendidikan jenjang S2 dan S3 di SUT.

Kepala Pusat Riset Teknologi Akselerator – ORTN, Muhammad Rifai, hadir untuk menyambut rombongan SUT mewakili Kedeputian SDMI dan ORTN. “Bidang kerja sama riset BRIN dengan SUT yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini, adalah penggunaan synchrotron, life science, serta nanoteknologi dan material,” ujarnya.

Dikatakan olehnya, terkait energi nuklir akan mendesain sebuah fasilitas synchrotron. “Kemudian akan disusun MoU antara SUT dengan BRIN dengan konsep degree by research atau co-founding sesuai bidang-bidang yang disepakati bersama,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Riset Fotonik – ORNM turut hadir mewakili ORNM. “Peluang kerja sama yang bisa ditindaklanjuti dengan SUT terkait bidang material science organik/non organik, kimia, instrumen yang melibatkan sensor, optik dan laser, serta penggunaan aplikasi untuk lingkungan maupun biomedis,” paparnya.

“Dengan diskusi awal ini, diharapkan akan terbuka komunikasi lebih lanjut antara SUT dengan BRIN untuk bisa bersinergi dan menyusun proposal internasional bersama-sama,” harapnya.

Kedatangan SUT di KST BJ Habibie BRIN, Serpong – Tangerang Selatan diakhiri dengan  mengunjungi fasilitas Instalasi Reaktor Serbaguna G.A. Siwabessy (IRSG) dan Instalasi Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (ITRR). (jp/ ed. adl)