PUSPIPTEK

Inisiasi Kerjasama Riset Terkait Infrastruktur dan Lingkungan Berkelanjutan

Pada hari Selasa, 5 Juli 2022, Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup (PR SPBPDH) BRIN yang dihadiri oleh Kepala Pusat Riset Nugroho Adi Sasongko, Ph.D, IPU serta staf BRIN Nofika Cahyani Putri berkesempatan berkunjung dan berdiskusi Pembahasan kerja sama penelitian dengan Topik Tantangan dan Kesiapan Industri dan Produk Nasional dalam Menghadapi Perdagangan Global Berbasis Carbon Footprint dengan Sejumlah Sivitas di Pusat Penelitian Infrastruktur dan Lingkungan Berkelanjutan ITS yang dipimpin oleh IDAA Warmadewanthi ST., MT., PhD.

Diskusi dibuka oleh penjelasan secara garis besar tentang kegiatan penelitian terkait di masing-masing institusi, seperti background research salah satunya adalah mulai diberlakukannya Carbon Border Adjustment Mechanism secara efektif di negara-negara Uni Eropa pada tahun 2023, sehingga BRIN melakukan kajian dan penelitian terkait isu carbon footprint di sejumlah pemangku kepentingan terkait di Indonesia, khususnya instansi atau industri yang bergerak pada sektor pertanian, perkebunan dan kehutanan. Warma, Kepala Pusat Penelitian Infrastruktur dan Lingkungan Berkelanjutan ITS, juga menambahkan informasi sebelumnya mengenai agenda pertemuan rutin dengan Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) di Yogyakarta dan mengajak PR SPBPDH untuk bergabung di dalam kepengurusan dan keanggotaan organisasi.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas rencana pembangunan Ibu Kota Negara yang berkaitan dengan AMDAL. Di Indonesia, belum tersedia lembaga yang berwenang untuk menentukan tingkat sustainability suatu material atau produk, sehingga perlu diselenggarakan diskusi secara rutin dan berkelanjutan terkait hal ini dengan seluruh pemangku kepentingan. Sebagai respon akan hal tersebut, BRIN dan ITS bersepakat akan mengadakan Webinar dan Workshop Bersama sebagai bentuk kegiatan kolaborasi riset oleh PR SPBPDH BRIN dan PPILB ITS, dengan mengundang beberapa narasumber yang ahli di bidangnya. Webinar direncanakan mengusung tema “Sustainability Material for Green Building”. Akan ada diskusi lebih lanjut dengan Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat ITS dan I Gusti Ngurah Antaryama dari Jurusan Arsitektur ITS.

Selain itu, Nugroho  juga menginformasikan bahwa saat ini sedang mengadakan kerja sama dengan UPM Malaysia terkait Sustainability Food Packaging and Security.  Warma sendiri juga sedang bergabung dalam proyek penelitian yang bekerja sama dengan UNESCAP, IJEST dan University of Leeds. Berdasarkan proyek tersebut, Warma kemudian diminta Package Heroes, sebuah perusahaan pengemasan dari Finlandia, untuk membimbing tugas akhir 4 (empat) mahasiwa dengan tema: (1) Life Cycle Assessment dari sebuah food packaging; (2) Business model food packaging di Indonesia; (3) Pengaruh jenis food packaging terhadap kultur masyarakat; dan (4) Kebijakan producer responsibility. Di akhir pertemuan, masing-masing pihak berkesimpulan bahwa banyak kesamaan aktivitas riset yang sedang dilaksanakan dan ke depannya pertukaran informasi sekaligus pembimbingan bersama mahasiswa maupun periset sangat dimungkinkan untuk segera dilaksanakan sebagai realisasi pertemuan tersebut.(nas/edt.aj)