PUSPIPTEK

Kunjungan  Lexer Research Inc. – Jepang di Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup BRIN di KST Serpong

Bertempat di Gedung 720 Kawasan Sains Teknologi Serpong, 25 Agustus 2022 dilakukan pembahasan peluang kerjasama antara Lexer Research Inc. Jepang dengan PR Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup (PR SPBPDH)-BRIN yang dihadiri oleh

Pertemuan ini diadakan dengan tujuan untuk memperkenalkan tentang pusat riset sistem produksi berkelanjutan dan penilaian daur hidup, ruang lingkup aktivitas, dan kegiatan–kegiatan yang telah dilakukan mengenai LCA di BRIN dan perkenalan lingkup aktivitas di LEXER Research Inc. serta inisiasi peluang kerjasama untuk program SATREPS.

Salah satu aktivitas yang dilakukan LEXER Inc. antara lain pengembangan software untuk simulasi pada industri meliputi industri kimia, industri makanan, industri pembuatan pesawat.

LEXER Research Inc. juga melakukan kerjasama dengan pemerintah Indonesia melalui  Project HRD Course for MI4.0 untuk mendukung program Making Indonesia 4.0. Kegiatan Lean Manufacturing for Making Indonesia 4.0 dilaksanakan dengan dukungan dari JICA sejak 2020-2022, dan untuk tahun 2023 akan didukung oleh Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri – Jepang (Ministry of Economy, Trade, and Industry, Japan).

Untuk mendukung kegiatan MI 4.0, industri di Indonesia perlu melakukan Maturitry by Digital dan Lean manufacturing, dengan langkah sebagai berikut :

Langkah 1 – low cost automation

Langkah 2 – lean automation

Langkah 3 – Cyber physical system

Menurut LEXER Research Inc. untuk mendukung program carbon neutral perlu dilakukan hal hal sebagai berikut :

  1. Measure – Green House Gas (GHG) Sensing
  2. Design – GHG Simulation
  3. Share – GHG data sharing
  4. Optimize – optimizing with CPS
  5. Change – social coorperation
  6. Mind – environment education

LEXER Research Inc. mengembangkan aplikasi GD.findi untuk menghitung carbon footprint dan analisa gas rumah kaca. GD.findi ini awalnya dibuat untuk menghitung produktivitas produksi suatu industri, kemudian dikembangkan menjadi aplikasi berbasis website untuk menghitung emisi gas rumah kaca pada industri. (nas/edt.aj)