PUSPIPTEK

Kunjungan Pemenang BRIN Motion Graphic Competition 2021 ke Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi

 

Tangerang Selatan (14-12-2021), Cuaca mendung tidak menyurutkan semangat para pemenang BRIN Motion Graphic Competition 2021 untuk melakukan kunjungan ke Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi – Jawa Timur, Jumat (26/11). Peserta kegiatan merupakan juara 3 pemenang BMGC 2021 kategori pelajar dan mahasiswa yang telah diumumkan pada acara BRIN Insight Every Friday (BRIEF), Jumat (19/11). Tim Animatory yang beranggotakan Hendrik Ignatius Damanik yang berasal dari SMA Kolese Kanisius Jakarta dan Farah Aulia yang berasal dari MAN 2 Kota Malang, merupakan para siswa berprestasi yang saling berkolaborasi dan berhasil menjadi juara 3 BMGC 2021 pada kategori pelajar. Kemudian Tim Apaya yang beranggotakan Nadia Fadilah Rachmani, Evelyn Nathami Rouli, dan Nandita Agni Prameswari berhasil menjadi juara 3 BMGC 2021 pada kategori mahasiswa dimana mereka merupakan mahasiswi berbakat yang berasal dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Tujuan diberikannya apresiasi berupa kunjungan ke berbagai fasilitas riset di Kebun Raya Purwodadi, sebagai salah satu upaya yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam mengenalkan berbagai macam potensi yang dimiliki BRIN kepada pelajar/mahasiswa berprestasi dengan harapan mereka dapat menceritakan kepada masyarakat luas mengenai ilmu pengetahuan riset dan inovasi melalui konten-konten positif dan kreatif.

Kebun Raya Purwodadi adalah Kawasan konservasi yang terletak di Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur yang memiliki luas sebesar 85 Ha dengan koleksi lebih dari 10.000 spesimen tanaman. Kebun Raya Purwodadi ini memiliki tugas dan fungsi di bidang konservasi dan penelitian tumbuhan dataran rendah kering, pendidikan lingkungan, dan wisata.

Untuk mendukung upaya konservasi tumbuhan, dilakukan berbagai macam penelitian terhadap jenis-jenis tumbuhan koleksi Kebun Raya Purwodadi. Seleksi tumbuhan berpotensi dilakukan terhadap jenis-jenis Dioscorea atau umbi-umbian, dilanjutkan dengan upaya pemuliaannya untuk menghasilkan varietas unggul di bidang pangan. Kegiatan lainnya adalah upaya restorasi terhadap habitat alami terdegradasi di beberapa lokasi di Jawa Timur.

Para pemenang diajak berkeliling Kebun Raya Purwodadi di dampingi oleh para peneliti dan tim dari Kebun Raya Purwodadi. Kunjungan pertama adalah ke rumah kaca untuk melihat riset terkait Dioscorea atau umbi-umbian yang memiliki potensi serta bagaimana cara pengelolaannya. Kunjungan kedua yakni melihat koleksi Moraceae yang bertujuan mengenalkan tumbuhan yang berfungsi ekologis. Kemudian kunjungan dilanjutkan ke Taman Buah Lokal, dimana ditempat tersebut para pemenang diberikan penjelasan mengenai perkebunrayaan dan budidaya aneka tanaman buah lokal mulai dari yang langka hingga mudah didapatkan disekitar masyarakat, salah satunya penanaman tanaman Matoa yang merupakan tanaman asli dari Papua. Kunjungan ketiga, pemenang melihat area pembibitan dan mendapatkan penjelasan terkait prosedur dan mekanisme pembibitan tanaman. Dan kegiatan diakhiri dengan melihat herbarium dan museum biji. Disana pemenang dapat melihat koleksi herbarium kering dan basah serta aneka koleksi biji Kebun Raya Purwodadi.